Cara Sukses Jualan di Facebook

Cara Sukses Jualan di Facebook

DOWNLOAD SEKARANG >>>2 Ebook Gratis tentang 21 Ide Bisnis & Financial Freedom

Dari sekian banyak facebooker, mungkin termasuk Anda yang lagi baca artikel ini, sudah berkali-kali mengupload produk dan mempromosikannya di Facebook agar dibeli orang.

Tapi, ternyata yang terjadi??? Yaa… hanya sedikit like dan komentar yang menanyakan tentang produk kita, apalagi sampai menawarnya.

Di sisi lain, kita jumpai halaman facebook seseorang yang menawarkan produk yang dilike banyak orang, dikomen, bahkan sampai inden untuk membeli produk tesebut.

Dari sini muncul pertanyaan : “Kok bisa yaaa…??? Padahal tempat jualannya sama? Meskipun produknya ada yang sama dan yang berbeda.

Dari situlah, kita akan bahas untuk menguraikan masalah tersebut agar bisa sukses jualan di Facebook sehingga mendapatkan omset yang besar. Cara yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut :

1. Lakukan riset dan target pasar

Riset Pasar

Sebelum menentukan mau jualan apa di Facebook, alangkah lebih baiknya Anda melakukan Riset Pasar. Mencari tau apa yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Layaknya jualan offline juga demikian, penjual harus mengetahui apa yang dicari dan dibutuhkan orang dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari makanan, minuman, pakaian, kesehatan, peternakan, pertanian, dan lain-lain.

Setiap kategori ada jenisnya lagi, misalnya kategori pakaian itu ada jenis pakaian wanita, pria, anak-anak, bayi dan seterusnya.Makanan juga sama, ada makanan ringan sampai makanan berat. begitu juga kategori-kategori yang lainnya.

Cara yang perlu dilakukan untuk mengetahui apa yang dicari atau dibutuhkan orang adalah bertanya langsung kepada orang yang bersangkutan.

Tetapi, itu tidaklah efektif dan efisien. karena banyak mengeluarkan waktu, tenaga dan mungkin finansial.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk riset pasar (mengetahui kebutuhan orang) adalah :

  • Bergabung dengan group facebook atau lainnya. Dengan bergabung di group, Anda akan mengetahui banyak informasi, termasuk keluhan atau kebutuhan anggota group tersebut. Keluhan apa yang paling banyak disampaikan itu merupakan peluang bagi Anda untuk memberikan solusinya.
  • Berkunjung ke marketplace seperti tokopedia, bukalapak, shopee, blibli dan lainnya. Biasanya di bagian pencarian ada kata “pencarian terpopuler”. itu menunjukkan bahwa banyak orang yang mencari barang tersebut.
  • Berdasarkan pengalaman pribadi Anda. Apa yang selama ini Anda keluhkan dan selama ini pula Anda belum mendapatkan solusinya. Besar kemungkinan, sebagian orang juga mengalami apa yang Anda alami, sehingga Itu bisa menjadi peluang Anda untuk menyediakan produk sebagai solusinya.
  • Menggunakan google trend. Anda dapat mengunjungi linknya di sini Kemudian ketikkan di kolom “Add Search Term“, masukkan kata yang akan Anda cari berdasarkan kategori, misalnya kategori fashion. Anda bisa mengetikkan “baju muslim”, “gamis”, “mukena”, “bawahan”, “atasan”, “celana” dan lain sebagainya. Setelah itu, Ubahlah “Wordwild” diganti menjadi “Indonesia“. Maka Anda akan melihat apa yang lagi trend.

Pahami Kompetitor (pesaing)
Jika Anda memutuskan untuk berjualan suatu produk tertentu berdasarkan riset pasar, maka selanjutnya memahami kompetitor Anda yang sudah berjualan di media sosial.

Carilah kompetitor Anda di group facebook, fanpage maupun lewat akunnya. Caranya ketikkan kata yang berkaitan dengan produk Anda di halaman pencarian Facebook. Misalnya “Group Grosir Baju Muslim”, “page baju muslim”, “baju muslim”.

Setelah ketemu, carilah yang paling banyak like dan komentarnya, kemudian pelajari bagaimana mereka memasarkan produk mereka, mulai dari pasang gambar produknya, deskripsi tentang gambarnya, harganya, dan bagaimana membangun komunikasi dengan customernya.
itu perlu dipelajari semua, kemudian Anda menirunya.

Target Pasar
Jika Anda akan menjual produk Baju Muslim Wanita Dewasa, maka targetnya adalah wanita berumur 18 sampai 60. Maka Anda harus meng Add mereka sebagai teman. Cari sebanyak-banyaknya, karena mereka adalah sasaran target penjualan Anda. Dan bergabunglah dengan banyak group yang sama dengan produk Anda.

2. Tentukan Barang yang akan dijual

Setelah melakukan riset pasar, target pasar dan memahami kompetitor Anda, maka siapkan gambar produk yang akan Anda jual. Usahakan Anda mengambil foto dari produknya secara langsung dengan kamera yang bagus, baik dari camera hp maupun camera digital.

Mengapa demikian, karena dengan kamera yang bagus dengan resolusi yang tinggi akan menghasilkan gambar yang baik pula sehingga gambarnya tidak kabur.

Jika Anda mengambil gambar dari internet, ambillah gambar yang bagus. Jangan yang resolusinya rendah sehingga gambarnya kabur apalagi gambar tersebut ada hak ciptanya (biasanya ada identitas dari pembuat gambar tersebut).

Dengan gambar yang bagus, ini akan memikat calon customer untuk mampir melihat produk Anda.

Kemudian siapkan deskripsi atau penjelasan mengenai produk tersebut. Meliputi; bahan material, manfaat, ukuran, cara penggunaan, expired date, dan seterusnya. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah harga, cara pembelian dan kalau perlu ada diskonnya.

Masih bingung mau jualan apa??? SILAHKAN DOWNLOAD GRATIS 2 EBOOK TENTANG 21 PELUANG BISNIS DI SINI >>>

3. Buat Halaman (page) di facebook

Jika Anda sudah memiliki akun facebook, Anda tinggal membuat fanpage (halaman) di facebook. Jika Anda belum punya akun, maka segera buat akun dengan menyiapkan email atau no hp dan password.

Cara membuat fanpage facebook juga sangat mudah. Caranya Klik menu “Create“, kemudian pilih “page“. Kemudian pilih salah satu antara “Business or Brand” atau “Community or Public Figure“. Kalau mau jualan produk biasanya pilih “Business or Brand“.

Tuliskan nama halaman Anda, foto profil dan foto cover (ini bisa dilewati), tetapi lebih baik diisi. kemudian lengkapi profil Anda. Jika ada permintaan “Promote”, di skip (dilewati aja) atau cancel. Setelah itu page Anda siap diisi konten yang kemudian dipromosikan (cara promosi dibahas tersendiri).

Anda juga bisa mengisi menu toko di halaman facebook Anda dengan gambar-gambar produk yang akan Anda jual berikut dengan deskripsi dan harga. Caranya klik menu “Toko” atau “Shop“.

4. Buat konten

Setelah memiliki fanpage, maka Anda sudah bisa untuk berjualan dengan memasang gambar produk yang Anda jual. Targetnya adalah orang-orang yang sudah menjadi pertemanan Anda.

Namun, sebaiknya Anda tidak langsung berjualan di akun maupun fanpage Anda. Karena pada dasarnya orang yang bergabung di facebook adalah mereka yang ingin mendapatkan informasi terkini dari pertemanan mereka, bisa keluarga, teman dekat, maupun komunitas mereka.

Jika tiba-tiba mereka langsung melihat foto produk jualan, biasanya akan dibiarkan begitu saja, dan tidak akan melihat lebih jauh lagi. Sehingga tidak ada orang yang melihat produk Anda apalagi membeli.

Oleh karena itu, Anda perlu memberikan informasi atau tips terlebih dahulu. Misalnya Tips memilih pakaian bagi wanita badannya besar, tips memilih pakaian bagi wanita pendek, tips mencuci pakaian agar tidak luntur warnanya, dan informasi lainnya.

Dengan cara seperti itu, orang akan tertarik ingin tahu lebih jauh lagi tentang sesuatu yang selama ini mereka tidak ketahui.

Baru di akhir postingan content, Anda dapat memasukkan promosi produk yang Anda Tawarkan. Misalnya kata-kata “Anda tidak perlu repot untuk mencari pakain bagi Anda yang berbadan besar, karena kami menyediakannya”. atau dengan kata-kata promosi lainnya.

5. Promosi

Seperti dijelaskan di atas, bahwa untuk berjualan di facebook sebaiknya tidak jualan langsung. Tetapi diisi konten yang informatif terlebih dahulu baru kemudian mempromosikan produk jualannya.

Promosi di Facebook itu ada 2 yaitu promosi organik dan berbayar. Promosi organik adalah promosi yang dilakukan dengan alami yaitu memposting konten atau produk tanpa harus membayar.

Sebaiknya dalam berpromosi organik dilakukan 3 x sehari (seperti minum obat yaa…), jangan sering-sering misalnya setiap 1 jam Anda promosi. Itu malah bikin teman Anda keluar dari pertemanan.

Waktu yang paling ideal untuk berpromosi adalah pada jam di mana orang-orang mulai istirahat menjalankan aktivitasnya, pada jam itu mereka akan mengakses media sosial melalui smartphone mereka, yaitu pada jam 10 siang, 1 siang dan 8 malam.

Selain organik, ada juga promosi yang berbayar yaitu melalui facebook ads. Setelah Anda menulis atau posting di page Anda, bagian bawahnya ada tombol “Promote”. Berarti Anda diminta untuk mempromosikan postingan Anda.

Mengenai besarannya biaya itu tergantung bugjet Anda, minimal perhari Rp. 10.000. Dengan uang segitu, postingan Anda akan dilihat ratusan bahkan ribuan orang selain orang yang berteman dengan Anda.

Dalam promosi berbayar, Anda dapat mengatur target siapa saja yang dapat melihat postingan Anda, mulai dari jenis kelamin, umur, kota, dan lainnya. Dimungkinkan orang yang melihat postingan Anda lagi membutuhkan produk yang Anda jual.

Dalam promosi berbayar, Anda dapat mengatur target siapa saja yang dapat melihat postingan Anda, mulai dari jenis kelamin, umur, kota, dan lainnya. Dimungkinkan orang yang melihat postingan Anda lagi membutuhkan produk yang Anda jual.

Baca juga : Tools Pendukung Bisnis Online

Like dan Share tulisan ini jika bermanfaat !!!
Siapa tahu teman Anda juga membutuhkan. Terima Kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *